Garansi Bug 30 Hari
Perbaikan bug tanpa biaya tambahan hingga 30 hari setelah serah terima.
Jasa pembuatan aplikasi Android dan iOS untuk bisnis: dari riset dan desain UI/UX, pengembangan, testing, sampai aplikasi tayang di Play Store dan App Store, lengkap dengan maintenance setelahnya.
Konsultasi gratis · Tanpa komitmen · Meeting online / offline

Aplikasi mobile menjadi titik kontak utama dengan pelanggan dan alat kerja tim lapangan. Lewat jasa pembuatan aplikasi mobile Venturo, Anda mendapatkan tim lengkap (UI/UX designer, mobile developer, backend developer, dan QA) yang bekerja dalam satu alur.
Kami mengerjakan aplikasi pelanggan (pemesanan, membership, layanan), aplikasi operasional (absensi, pencatatan lapangan, inspeksi), hingga aplikasi dengan fitur AI seperti pembacaan meteran otomatis. Semua terhubung dengan sistem web dan dashboard admin.
Venturo mengerjakan keduanya. Kami bantu memilih pendekatan yang paling sesuai dengan kebutuhan aplikasi Anda.
| Native (Kotlin / Swift) | Cross-platform (Flutter) | |
|---|---|---|
| Basis kode | Kode khusus per platform (Kotlin & Swift) | Satu kode untuk Android & iOS |
| Kecepatan rilis | Bisa dikerjakan paralel per platform | Rilis di dua platform sekaligus |
| Performa & pengalaman | Performa maksimal dan tampilan paling sesuai standar tiap platform | Sangat baik untuk kebanyakan aplikasi |
| Akses fitur perangkat | Akses penuh ke fitur terbaru perangkat & OS | Lengkap untuk kebutuhan umum (kamera, GPS, notifikasi) |
| Cocok untuk | Aplikasi berskala besar, performa tinggi, atau fitur perangkat khusus | Aplikasi bisnis, operasional, dan MVP |
Proses jasa pembuatan aplikasi Play Store dan App Store yang kami tangani.
Setup Google Play Console dan Apple Developer atas nama perusahaan Anda.
Ikon, screenshot, deskripsi, kebijakan privasi, dan konfigurasi rilis.
Rilis internal lewat Play Store beta dan TestFlight untuk diuji tim Anda.
Pengajuan review ke Google dan Apple, termasuk menangani revisi bila diminta.
Aplikasi tayang, crash dipantau, dan update dirilis secara terjadwal.
Perbaikan bug tanpa biaya tambahan hingga 30 hari setelah serah terima.
Automation testing dan UAT di staging sebelum setiap rilis ke production.
Setiap sprint di-review senior engineer sebelum dikirim ke klien.

Studi kasus maintenance aplikasi Liputan6 Android & iOS: link share kembali membuka artikel, dukungan Android 15 & iOS 26, dan dokumentasi API.
Lihat studi kasus
DOT mempercayakan Venturo sebagai Dedicated Team membangun X4 Apps, aplikasi mobile chat dan meeting untuk warga Abu Dhabi, rampung dalam 2 bulan.
Lihat studi kasus
Studi kasus aplikasi identitas digital untuk Qoin: kartu ID digital, tagihan, dompet Qoin Cash, QRIS, tiket wisata, serta web admin berbasis API.
Lihat studi kasus
Aplikasi mobile guru Sunsal bantu 500+ guru YSS kelola presensi, nilai, dan slip gaji untuk 15+ lembaga dan 5.000+ santri.
Lihat studi kasus
Studi kasus aplikasi mobile HayyuDoc: belanja skincare, pesan treatment, dan konsultasi dokter online yang dulu tersebar kini terpusat dan terpantau.
Lihat studi kasus
Studi kasus aplikasi mobile dan web admin untuk digitalisasi perpanjangan SIM, cek tilang, dan dokumen kendaraan bagi kepolisian nasional.
Lihat studi kasusMembuat aplikasi mobile bukan hanya soal coding. Agar aplikasi diterima Play Store dan App Store serta dipakai pengguna, siapkan beberapa hal berikut sejak awal.
Pantau crash dan ulasan pengguna, rilis update secara terjadwal, dan sesuaikan aplikasi saat Android atau iOS merilis versi baru. Semua ini bisa ditangani lewat Managed Services agar aplikasi tetap layak di store.
Lima tahap yang sama untuk setiap proyek, dengan demo dan laporan di setiap tahap.
Ceritakan kebutuhan lewat WhatsApp, lalu kita jadwalkan meeting online atau offline.
Kami pelajari alur bisnis, pengguna, dan sistem yang sudah ada untuk menyusun scope.
Rancangan fitur, arsitektur, timeline, dan skema kerja sama yang paling efisien.
UI/UX, coding, review senior, dan automation test, dengan demo berkala.
UAT, go-live, garansi bug 30 hari, lalu bisa lanjut ke maintenance bulanan.
Ceritakan siapa penggunanya dan masalah apa yang ingin diselesaikan. Kami bantu rancang fitur dan teknologinya.
Keduanya kami kerjakan, dan masing-masing punya keunggulan. Native (Kotlin untuk Android, Swift untuk iOS) memberi performa maksimal, pengalaman paling sesuai standar tiap platform, dan akses penuh ke fitur perangkat. Cross-platform (misalnya Flutter) memakai satu kode untuk Android dan iOS sehingga rilis di dua platform lebih cepat. Kami rekomendasikan sesuai kebutuhan dan target aplikasi Anda.
Kami sarankan akun developer dibuat atas nama perusahaan Anda agar aplikasi sepenuhnya milik Anda. Tim kami membantu setup dan proses publish.
Tergantung jumlah fitur, integrasi, dan desain. Setelah discovery, kami berikan timeline per sprint, termasuk waktu review dari Play Store dan App Store.
Update OS dan kebijakan store bisa ditangani lewat Managed Services, sehingga aplikasi tetap kompatibel tanpa perlu menyewa tim baru.
Bisa. Aplikasi mobile terhubung lewat API ke sistem web, ERP, atau database yang Anda miliki.
Tidak harus. Dengan cross-platform seperti Flutter, satu basis kode dipakai untuk Android dan iOS. Jika aplikasi Anda membutuhkan performa maksimal atau fitur perangkat yang mendalam, kami juga membangun aplikasi native terpisah dengan Kotlin dan Swift.
Bisa untuk fitur tertentu. Data dapat disimpan di perangkat lalu disinkronkan ke server saat koneksi tersedia, cocok untuk petugas lapangan di area dengan sinyal terbatas.
Bisa, misalnya pembacaan angka dari foto (OCR), asisten berbasis chat, atau layanan suara. Contohnya aplikasi pencatat meteran air yang membaca foto meteran secara otomatis.
Push notification, login dengan email atau nomor telepon, dan integrasi Firebase sudah menjadi bagian standar yang kami kerjakan di aplikasi mobile.